Home LiCAS.news Bahasa Indonesia Church & Society (Bahasa) Uskup Agung Moses Costa dari Bangladesh meninggal akibat pendarahan otak

Uskup Agung Moses Costa dari Bangladesh meninggal akibat pendarahan otak

Uskup Agung Chittagong di Bangladesh Mgr Moses Costa meninggal pada pagi hari tanggal 13 Juli karena stroke yang disebabkan oleh pendarahan otak.

“Dengan sangat sedih dan kehilangan besar, saya mengumumkan kepada Anda dan semua orang yang terkait bahwa Yang Mulia, Uskup Agung Moses Costa, CSC, telah meninggal dunia hari ini,” kata Kardinal Patrick D’Rozario, presiden Konferensi Waligereja Katolik Bangladesh.

Pada tanggal 15 Juni, Uskup Agung Costa didiagnosis telah terinfeksi virus corona dan menjadi anggota klerus pertama di Bangladesh yang diketahui menderita penyakit itu.

Pada 24 Juni, ia dilaporkan sudah pulih dari penyakit itu setelah serangkaian tes yang menemukan dia negatif dari virus itu.

Uskup agung berusia 70 tahun itu adalah sekretaris jenderal dan ketua Komisi Kesehatan Konferensi Waligereja Katolik Bangladesh.

Sebelum menjadi uskup agung Chittagong, dia melayani sebagai uskup Chittagong dan Dinajpur sejak tahun 1996.

Chittagong adalah salah satu dari delapan keuskupan Katolik di Bangladesh yang pertama mengeluarkan pedoman kesehatan COVID-19 dan menutup semua gereja untuk liturgi umum.

- Newsletter -

Bangladesh mencabut penutupan pada 31 Mei dan, sejak itu, semua keuskupan kecuali Chittagong telah membuka gereja untuk liturgi umum, termasuk Misa.

Make a difference!

We work tirelessly each day to support the mission of the Church by giving voice to the voiceless.
Your donation will add volume to our effort.
Monthly pledge

Latest