Home LiCAS.news Bahasa Indonesia Church & Society (Bahasa) Orang tua dan muda perlu komunikasi satu sama lain, kata paus

Orang tua dan muda perlu komunikasi satu sama lain, kata paus

Umat Katolik yang sudah lanjut usia tidak boleh diperlakukan sebagai beban bagi komunitas beriman, karena masa depan Gereja adalah milik kaum muda dan tua, kata Paus Fransiskus.

Paus meminta umat beriman untuk tidak memandang usia tua sebagai “penyakit” tetapi “hak istimewa”, Catholic News Service melaporkan

“Dalam Alkitab, umur panjang adalah berkat. Ini adalah waktu untuk menghadapi kerapuhan seseorang dan untuk mengenali bagaimana sebenarnya cinta dan saling perhatian dalam sebuah keluarga, ”kata paus pada 31 Januari saat konferensi tiga hari mengenai perawatan pastoral para lansia yang disponsori oleh Dikasteri Awam, Keluarga, dan Kehidupan.

“Memberikan umur panjang, Tuhan sang ayah memberi waktu untuk memperdalam kesadaran seseorang akan dia dan untuk memperdalam keintiman dengannya, untuk mendekatkan hatinya dan menyerahkan diri padanya,” kata paus.

“Usia tua adalah waktu untuk bersiap untuk menyerahkan roh kita ke dalam tangannya, secara pasti, dengan kepercayaan sebagai anak-anak. Tetapi ini juga merupakan masa untuk menghasilkan buah yang diperbarui.”




Paus Fransiskus mengatakan bahwa rutinitas pastoral juga perlu diperbarui untuk mencerminkan perubahan demografi dan harapan hidup yang lebih lama di seluruh dunia.

Dia menambahkan Gereja tidak bisa hanya memperlakukan orang tua seolah-olah hidup mereka adalah “arsip usang,” yang hanya berisi masa lalu, karena Tuhan “dapat dan ingin menulis halaman baru dengan mereka, halaman kekudusan, pelayanan dan doa.”

- Newsletter -

Oleh karena itu penting bagi gereja untuk merangkul kebijaksanaan, karunia, dan energi dari anggota yang lebih tua yang secara fisik dan mental masih tajam dan masih memiliki banyak hal untuk disumbangkan, serta memberikan dukungan kepada mereka yang berada dalam kemunduran, kata paus.

“Hari ini saya ingin memberi tahu Anda bahwa orang tua adalah hari ini dan besoknya gereja,” kata Paus Fransiskus.

“Ya, mereka juga adalah masa depan Gereja, yang, bersama dengan kaum muda, bernubuat dan bermimpi,” kata paus.

“Itulah mengapa sangat penting bagi yang tua dan yang muda untuk berbicara satu sama lain. Ini sangat penting.”

© Copyright LiCAS.news. All rights reserved. Republication of this article without express permission from LiCAS.news is strictly prohibited. For republication rights, please contact us at: [email protected]

Support LiCAS.news

We work tirelessly each day to tell the stories of those living on the fringe of society in Asia and how the Church in all its forms - be it lay, religious or priests - carries out its mission to support those in need, the neglected and the voiceless.
We need your help to continue our work each day. Make a difference and donate today.

Latest