Home LiCAS.news Bahasa Indonesia Church & Society (Bahasa) Redam penyebaran corona, Misa di seluruh Thailand ditangguhkan

Redam penyebaran corona, Misa di seluruh Thailand ditangguhkan

Misa publik di seluruh Thailand ditangguhkan kecuali di gereja-gereja kecil yang melayani daerah-daerah terpencil yang dianggap tidak berisiko pandemi virus corona.

Konferensi Waligereja Thailand mengeluarkan kebijakan penangguhan Misa itu berlaku dari 21 Maret hingga 4 April, kata sebuah sumber kepada LiCAS.news pada 20 Maret. Laporan itu muncul setelah lebih dari 270 orang di negara itu dilaporkan telah terinfeksi virus.

Katedral dan gereja-gereja besar di 76 provinsi Thailand tidak akan merayakan Misa umum selama periode itu.

“Misa akan normal kembali pada Minggu Palma, 5 April, dan selama Pekan Suci,” kata sumber itu.



“Namun, [dikhawatirkan] bahwa, apabila wabah virus terus berkembang, pembatalan Misa mungkin harus diperpanjang,” tambah sumber itu.

Sumber itu mengatakan bahwa akan tergantung pada para uskup dari masing-masing keuskupan di luar ibukota Thailand untuk mengukur apakah gereja-gereja yang lebih kecil – misalnya yang berada di daerah terpencil – perlu menghentikan perayaan Misa umum.

Sejak keputusan para uskup, paroki-paroki lokal yang terpengaruh oleh pengumuman itu telah memberi tahu anggota mereka tentang situasi tersebut. Untuk membantu umat Katolik dengan iman mereka, banyak paroki akan menyiarkan Misa melalui media sosial jika memungkinkan.

- Newsletter -

“Untuk persekutuan, silahkan bergabung dalam doa untuk ‘Perjamuan Rohani’ seperti yang disediakan bersama dengan imam,” demikian pesan Gereja Yesus Penebus di Bangkok melalui Facebook.

Menurut akun media sosial dari sejumlah paroki di Bangkok, pemberhentian Misa di gereja-gereja mereka diberlakukan pada 20 Maret.

Thailand mencatat lonjakan besar dalam jumlah infeksi virus corona minggu ini yang telah menyebabkan pemerintah setempat menutup sekolah, universitas, dan tempat-tempat hiburan di seluruh negara itu, Reuters melaporkan.

Negara itu telah mencatat satu kematian sejak wabah virus, yang dimulai di kota Wuhan di Cina. Dilaporkan bahwa 42 orang yang tertular virus telah sembuh dan pulang ke rumah mereka, sementara 229 orang masih dirawat di rumah sakit.

Ada sekitar 380.000 umat Katolik di Thailand, sebuah angka yang mewakili 0,46 persen dari total populasi negara itu yang mencapai 69 juta. Ada 11 keuskupan dengan 436 paroki yang dilayani oleh 662 imam.

© Copyright LiCAS.news. All rights reserved. Republication of this article without express permission from LiCAS.news is strictly prohibited. For republication rights, please contact us at: [email protected]

Make a difference!

We work tirelessly each day to support the mission of the Church by giving voice to the voiceless.
Your donation will add volume to our effort.
Monthly pledge

Latest