Home LiCAS.news Bahasa Indonesia News (Bahasa) Muslim Mindanao siap membuka Ramadhan di tengah pandemi

Muslim Mindanao siap membuka Ramadhan di tengah pandemi

Para pemimpin Muslim di wilayah Mindanao di Filipina selatan bersiap-siap untuk menyambut awal bulan suci Ramadhan tahun ini.

Para pemimpin agama di wilayah Muslim itu telah sepakat untuk mengadakan sidang isbat untuk menentukan awal bulan puasa pada hari Rabu, 22 April.

“Jika bulan terlihat pada hari itu, hari pertama Ramadhan adalah Kamis, 23 April,” kata Abuhuraira Udasan, imam besar Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao.




Akan tetapi, kata dia, jika bulan tidak terlihat, awal bulan suci bagi Muslim Filipina adalah pada hari Jumat, 24 April.

Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Muslim, momen di mana umat Islam di seluruh dunia berpuasa dari subuh hingga petang, berdoa dan memberikan sedekah untuk menjalankan bulan paling suci dalam Islam.

Udasan mengatakan dewan penasehat regional telah mengeluarkan fatwa atau pedoman agama yang menunda pelaksanaan sholat berjamaah di masjid-masjid karena pandemi virus corona.

“Ini sesuai dengan langkah pencegahan Islami seperti jarak sosial,” katanya, menambahkan bahwa virus corona tetap menjadi ancaman global.

- Newsletter -

Pemimpin agama itu mendesak warga Muslim Filipina untuk melakukan shalat di rumah mereka.

Gubernur Mamintal Adiong Jr dari provinsi Lanao del Sur juga mendesak konstituennya untuk melakukan “Tarawih” Ramadhan, di rumah mereka masing-masing.

Tarawih biasa dilalukan segera setelah melakukan shalat Maghrib dan Isha selama bulan suci Ramadhan.

“Kami melarang pelaksanaan sholat di masjid untuk menghindari pertemuan massal,” kata Adiong.

Pelaksanaan sholat Jum’at di masjid-masjid telah ditangguhkan di seluruh provinsi di wilayah otonom Muslim setelah penerapan “perluasan karantina masyarakat.”

Akan tetapi masjid melanjutkan “adzan” atau panggilan untuk berdoa seperti biasa.

“Kami berusaha sebaik mungkin untuk memerangi COVID-19 dan kami membutuhkan kerja sama Anda,” kata Adiong kepada konstituennya dalam pesan yang diunggah di media sosial.

“Setelah kita mengalahkan virus ini, kita dapat melanjutkan sholat di masjid,” tambahnya.

Pada 19 April, kementerian kesehatan di wilayah Muslim melaporkan sembilan kasus COVID-19 yang terkonfirmasi, empat di antaranya telah pulih, dan 235 lainnya masih dicurigai terpapar COVID-19.

© Copyright LiCAS.news. All rights reserved. Republication of this article without express permission from LiCAS.news is strictly prohibited. For republication rights, please contact us at: [email protected]

Support LiCAS.news

We work tirelessly each day to tell the stories of those living on the fringe of society in Asia and how the Church in all its forms - be it lay, religious or priests - carries out its mission to support those in need, the neglected and the voiceless.
We need your help to continue our work each day. Make a difference and donate today.

Latest